20-Cerita-Humor-Untuk-Anak-u

Aus Schnupper-Wiki
Wechseln zu: Navigation, Suche


Takrif Cerita Humor adalah kaul singkat serta pendek dengan struktur naratif yang berhajat membuat orang-orang tertawa ngakak terbahak-bahak. Karya humor menggelikan biasanya berbentuk cerita persepakatan yang diakhiri dengan kalimat lucu yang dihasilkan tuntas permainan pertuturan, Ketidakcocokan secara logika, igauan atau sesuatu lainnya. Mayoritas cerita cura / senda-gurau yang besar ditemui di situs nasihat lucu ialah cerita humor singkat atau cerita humor pendek.




riajenaka. com dalam artikel itu mencoba untuk membagikan ura-ura cerita senda-gurau terbaru yang kami kumpulkan dari bervariasi sumber. Ini adalah kumpulan cerita lucu banget, ulung, yang telah diseleksi. Hendaknya Anda mampu tertawa ngakak dan menikmati kumpulan cerita lucu mengenai belajar dibawah ini.




27 Kumpulan Kecek Lucu Sekali Tentang Mencari ilmu




1. Cerita Lucu Bersekolah Menulis




Seorang anak yang baru saja mengakar Sekolah Pendek (SD) tatkala pulang sekolah ditanya oleh kedua sosok tuanya




Pangkal: “Belajar apa kau hari ini nak? ”




Keturunan: “Belajar menoreh bu. ”




Ayah: “Apa yang kau tulis nak? ”




Keturunan: “Tidak tau yah, hamba belum bersekolah membaca. ”




2. Karya Lucu Anak Sekolah Belajar Bahasa Inggris




Uni hari dalam kelas selagi mempelajari kode inggris, dan untuk menyerepi para muridnya guru ini menanyai pada setiap murid yang hadir.




Hamba: “‘WORK’ artinya kerja, bahwa ‘WORKING’ mempunyai bekerja, Prinsip anak-anak?? ”




Murid2: “Paham..!! ”




Ketua: “Sekarang kalian cari kata lain, mulai dari Ateng. ”




Ateng: “‘SING’ artinya nyanyi, maka ‘SINGING’ artinya bernyanyi. ”




Guru: “Pinter, sekarang Mono? ”




Mono: “‘SONG’ mempunyai LAGU jadi kalau ‘SONGONG’ artinya BELAGU! ”




3. Cerita Menggelikan Belajar Maksim




Di Perenggan Bahasa Nusantara SMA Bulugan, Pak Ketua Semar pada itu mengajar Peri-bahasa, kemudian dia memberikan urusan ke murid-murid di kualitas:




Semar: “Anak-anak coba kalian lanjutkan adagium ini, Jongos kencing hidup, murid kencing..? ”




Petruk: “Murid meruah berlari! ”




Semar: “Salah! ”




Gareng: “Murid menguyuh di rok! ”




Semar: “Goblok, khilaf! ”




(Ruang kelas maka hiruk pikuk, sebab murid pada kebingungan) Tiba-tiba si Nunung mengangkat tangan,




Nunung: “Murid kencing bernanah!! ”




Semar: “Hah..!, apa memiliki arti itu? ”




Nunung: “Artinya, waktu daftar kemping minggu kemaren beta lihat Kemas Guru Semar kencing berdiri dibawah pokok kayu mangga, namun hari ini si Ateng nggak masuk sekolah, dari segi keterangan dokter dia nyeri kencing nanah..! ”




Semar: “..? ”




Murid: “Hore.. hore seratus! ”




4. Nasihat Lucu Berlatih Berhitung Secara Guru Genit




Bu Inang: “Anak2 mari kita berlatih berhitung!! ”




Murid: “YA BU!!! ”




Bu Jongos: “Coba Ciling kamu jawab pertanyaan embuk, berapa dampak dari 5 x 5 =? ”




Bagong: “GAK TAU MAMA! ”




Bu Guru: “Kok gak mengetahui? ”




Bagong: “GAK TAU kenapa embuk begitu cantik. ”




Mama Guru: “Ouhhh mmuaach mmuacch. ”




Mama Guru: “Heh lo suak semplak balas pertanyaan embuk, berapa perolehan dari 9x9x8x7: 5 =? ”




Mono: “Busetttt sedikit banyak Mama!! ”




Mama Guru: “Dasar kamu akur, bukannya jawab malah ngelunjak!! (PlAKKkk mengidap gampar kiri-kanan)”




Bu Inang: “Ok saat ini kamu seri muka jamban.. meski hasil mulai 896×7: 7×2=?? ”




Ateng: “Haaahhh GAK TAU BU!!! ”




Mama Guru: “Dasar gublokkkk kau ya!!! ” (KEplAakkKK mengidap gampar kiri-kanan-atas-bawah)




Bu Ketua: “Nah masa ini kamu ya imut, 5+5 =?? ”




Bagong: “DELIMA BU!!! ”




Bu Ketua: “kok delima? ”




Ciling: “DELIMA awak tanpamu mama. ”




Bu Guru: “Oouh co cweet amat sampeyan.. MMuuaaccchhh”




Mono Dan Ateng: “Gebukin saja yok nih Guru tentu si kamprett. ”




5. Cerita Menggelikan Belajar: Kaki Kuda




Unik pagi didalam kelas yang penuh riang, anak budak bersiap untuk belajar. Disiplin pertama ialah Matematika, pokok guru menyerap kedalam ruangan disambut salam dari murid muridnya. Sebelum pelajaran dimulai ibu inang bertanya lawan murid muridnya.




Guru: “Anak anak, siapa yang tahu melihat pion..?? ”




Murid: “Saya,.!! ”




Guru: ” Sekarang embuk mau bertanya,.. Kuda kakinya ada berapa coba,.?? ”




Murid: “Emmmmpppaaattttt,..!! ”




Jongos: “Sekarang jajal kita rancangan bersama kolektif.. ”(sambil menimbulkan gambar jaran dan memajangnya di rumah tulis)




Jongos: “Semuanya langut kegambar sungguh.. kaki kepil kuda siap berapa buktikan,..?? ”




Murid: “Duuaaaa.. ”




Guru: “Kaki Belakang,.?? ”




Murid: “Duuuuaaaaa,.. ”




Hamba: “Kaki kanannya ada buatan,..?? kumpulan cerita lucu




Murid: “Duuuaaa.. ”




Guru: “Kaki kirinya buatan..?? ”




Murid: “Duuuuaaa.. ”




Guru: “Sekarang jumlah kakinya ada buatan..? ”




Murid: “Delapan,. ”




Guru: “Delapan apa 4,.?? ”




Murid: “??!!?? ”




6. Kecek Lucu Bersekolah Korupsi




Ciling adalah budak seorang penata usaha pengelola negara yang bertugas pada bidang uang. Kebetulan, Ciling pun adalah bendahara dalam sekolahnya. Unik hari, ia ketahuan mempergunakan uang perenggan itu untuk keperluan karakter. Dipanggillah ia ke kamar guru.




Guru: “Mengapa saudara gunakan duit itu untuk kepentinganmu seorang diri? Padahal itu kan uang milik temanmu! Apakah kau sedang terpojok? ”




Bagong: “Tidak, Mama.. ”




Hamba: “Lalu apa sebab? Cepat bicarakan! Jika tidak, akan aku laporkan mendapatkan ayahmu!! ”




Bagong: “Laporin aja, Bu! Toh rama saya yang mengajarkannya kepada saya. ”




7. Kaul Lucu Berlatih Mengajar




Mama Guru: “Sebutkan binatang yang bisa hidup di dua alam? ”




Bagong: “Katak! Di darat dan pada air. ”




Bu Inang: “Baguusss. Coba kamu Ateng sebutkan contoh lainnya satwa yang hidup di dua alam? ”




Ateng: “Babi ngepet Mama! Di dunia nyata serta alam goib! Ekekekek.. ”




Bu Jongos: (Keselek penggaris)








8. Kecek Lucu Bidang Biologi




Bu Guru: “Sekarang sebutkan binatang yang perlengkapan kelaminnya di punggung? ”




Ateng: “Huahahah kalo buang air kecil muncrat ke udara dong Bu? ”




Bagong: “Ngaco nih Pokok, mana siap binatang kelaminnya di tapak tangan? ”




Bu Guru: “Ada loh! ”




Gareng: “Apaan Bu? ”




Bu Jongos: “Kuda lumping! ”




Ateng: (Mikir lama)




kemudian perenggan bubar..




9. Cerita Menggelikan Belajar: Bersekolah Dasar Lucah




Ibu Jongos: “Apa lagu kebangsaan Indonesia? ”




Petruk: “Parah deh Ibu, lagu kebangsaan Nusantara aja cukup ga tau?! ”




Gareng: “Dengar ya Bu, kami ke madrasah tuh ingin belajar, tidak untuk ditanya-tanyain ­seperti ini. Mumet ndasku! ”




Mono: “Kalo penuh nanya warisan Ibu jadi polisi saja. ”




Mama Guru: (jejelin kapur satu-satu)




10. Kaul Lucu Mencari ilmu: Siswa Jangak




Bu Inang: “Baik, pra pulang terdapat yang target bertanya? ”




Ateng: “Saya Bu! ”




Bu Inang: “Iya, apa pertanyaannya? ”




Ateng: “Maukah Ibu jadi pacarku? ”




Bu Jongos: “Orang pilau kamu rela jadi pujaan hati Ibu? Huek! Ga pentes! ”




Ateng: “Trus orang ganteng kayak saya berikut pantesnya menjadi pacar siapa dong Bu? ”




Mama Guru: “Kamu ini hina sekali! Madrasah itu yang bener. Berlatih dengan mendalam. Punya suara ga gerangan kamu? ”




Ateng: “Punya dong Bu.. ”




Mama Guru: “Apa cita-citamu? ”




Ateng: “Dulu cita-cita hamba ingin maka pilot, tetapi semenjak menyerap sekolah & ketemu Ibu, cita-cita aku berubah ingin membahagiakan Ibu..




Bu Inang: “Ateng..!! Sampeyan kalo masih suka godain Ibu, Pokok akan panggil kepala maktab! ”




Ateng: “Dih jangan dong Bu, panggil Mas aja kendati lebih kukuh.. ”




Bu Guru: “Ampun Tuhan! ” (pingsan manja)


Powered by MediaWiki